Tampilkan postingan dengan label jendela kreatifitasku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jendela kreatifitasku. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Old Jumpsuit To Vintage Dress


Saya membeli jumpsuit ini karena kebiasaan paling konyol yang ada pada wanita. Kebiasaan itu biasa disebut; lapar mata.

Entah dari mana ide itu. Jumpsuit tidak pernah cocok dengan tubuh saya (bahkan ketika saya jauh lebih kurus dari sekarang). Lagipula ... penggunaanya sangat tidak praktis. Alhasil, saya hanya menggunakannya satu kali. Saya menggunakannya saat naik kereta Jakarta - Jogja untuk bertemu suami (saat itu kami masih berbeda kota). Suami saya pun tidak terlalu tertarik dengan jumpsuit ini. "Tidak cocok!" Itu saja pendapatnya. Saya tidak pernah lagi mengenakannya sejak itu.

Ketika membongkar lemari, saya menemukan jumpsuit ini dan berpikir untuk membuatnya 'lebih sering dipakai'. Maka inilah yang saya lakukan; merubahnya menjadi sebuah gaun.

Berikut prosesnya;

Read More..

Selasa, 25 September 2012

Upcycled T-shirt for The Beach Day


Ini adalah hobi lama. Hanya saja terlalu sering tertunda akibat ide-ide yang tidak tercatat dan selalu menjadikan fasilitas segabau momok. Hingga suatu hari berkenalan dengan jejaring sosial bernama Pinterest dan tiba-tiba berhasrat untuk memulai lagi.

Dunia menyebut hobi ini sebagai proyek-proyek DIY(Do It Yourself); yakni membuat sendiri segala benda baik dari bahan mentah maupun daur ulang.

T-shirt hitam ini mengandung cerita. Ketika Papa saya meninggal istri dan anak-anaknya (sesuai adat suku kami;Menado) wajib berpakaian hitam selama minimal 40 hari. Saya kemudian membeli beberapa t-shirt nyaris tanpa seleksi, yang penting warnanya hitam. T-shirt ini adalah salah satunya. 

Setelah masa empat puluh hari berlalu, saya nyaris tidak pernah menggunakan t-shirt ini lagi. Alasannya? Bahan yang tidak nyaman dan cenderung panas.

Namun dengan cerita dibalik tshirt ini, saya sungguh tidak ingin membuangnya. Maka inilah yang saya lakukan untuk tetap bisa menggunakannya sesering mungkin; mengubahnya menjadi sepotong tank top yang dapat menemani saya menyusuri pantai-pantai indah nan terik. 

Berikut proses pembuatannya:

Read More..

Minggu, 01 November 2009

NEW DRESS WITH Rp 0,-



Sabtu malam yang baru saja lewat punya cerita sendiri bagiku. Aku terjaga hingga pukul sebelas malam dengan pikiran cemerlang karena sudah dua jam lama nya aku memikirkan sebuah gaun batik baru dengan ide gila yang entah dari mana datangnya. Selam dua jam itu aku membayangkan sepotong bahan batik Cirebon berukuran 2 x 1 meter oleh-oleh Bu Reni dari Cirebon sekitar setahun yang lalu. Yup, hampir setahun aku menyimpannya tanpa ide sedikitpun untuk menjahitnya.
Lalu dengan otak ku yang tidak pernah mengenyam pendidikan jahit sedikitpun, aku mulai mereka-reka bentuk yang kuinginkan. Dan ini lah yang kulakukan....


Aku memutuskan dan memulai untuk melakukannya pukul 23.05. Aku memotong bahan tersebut dengan panduan baju batik lama yang kumiliki. Lalu aku menggunakan kain sisanya untuk dijahitkan pada kerahnya yang terbuka lebar sampai hampir ujung bahuku. Hasilnya adalah efek lidah lipit-lipit yang menutupi baju dengan manisnya. Akhirnya aku menjahit pinggirnya dan membuatnya 'resmi' menjadi seotong gaun pendek yang feminin. Saat selesai semuanya sudah pukul 05.00 pagi, dan berlalu tanpa sedikitpun rasa kantuk.

Aku takjub, bukan saja pada hasilnya (karena gaun itu jadinya... sangat klasik, pas, dan kerennnnnn... persis seperti yang kuinginkan)tapi lebih kepada prosesnya... Well, aku bukan penjahit. Aku hanya seorang wanita yang mendambakan baju baru... Sesederhana itu... Hanya saja dengan cara sedikit berbeda. Aku hanya mengikuti cara-cara yang ada pada logikaku.

Rasanya itu pelajaran yang cukup berharga, terkadang kita menghalangi kreatifitas kita hanya karena segala sesuatu yang berbau formalitas. Akankah sayang sekali rasanya jika ijazah, pengalaman, sertifikat dan berbagai latar formil adalah keharusan untuk melakukan berbaga hal luar indah dan luar biasa? Berapa banyak kesempatan yang telah kita lewatkan oleh karena hal-hal tersebut?
Read More..